Mengulas Pola Asuh Dalam Novel Mengejar Impian Ayah

Negri tanpa Ayah ( Fatherless country ) pantas kah Indonesia di cap seperti itu ?
Tahun 2015 yang lalu keluarlah sebuah pernyataan bahwa Indonesia termasuk negara ke -3 dengan negara tanpa peran ayah yang utuh , dia hadir secara fisik hanya sebagai pencari nafkah namun hilang peran nya dalam nafkah batin .

Beberapa bulan lalu , mendarat Novel karangan Abdi Siregar bergenre Keluarga yang menelisik relung hati saya bukan untuk merensensi nya tapi mengupas pola asuh yang ada di dalam nya .
Dalam novel ini sosok ayah menjadi tokoh utama dalam alur cerita ,seperti judul nya Mengejar impian ayah , maka sang ayah menjadi pusat inti dalam novel ini .
Novel ini bercerita tentang Keluarga kecil Yaitu Rusli , Maya dan Mara anak lelaki mereka , Rusli adalah sosok laki-laki sederhana dengan impian yang tinggi tetapi impian nya tak tercapai karena keadaan miskin dan melarat , maka tongkat estafet itu dia berikan pada Mara anak nya .
Impian seorang ayah yang ingin anak nya menjadi seorang pemuka Agama , impian turun menurun yang belum tercapai di generasi kedua Ayah nya Mara ,Rusli. Maka Mara menjadi tokoh yang akan mewujudkan impian tersebut.
Berikut beberapa pola asuh yang di terapkan di dalam novel mengejar impian ayah .
1.   Rusli adalah lelaki penyayang , dia meletakkan kepercayaan terhadap anak nya , maka pola asuh Rusli adalah meletakkan kepercayaan terhadap anak
begitu banyak orang tua yang mengindahkan anak-anak karena menganggap posisi nya anak di bawah orang tua nya .Nah Rusli menganggap anak nya sama dengan diri nya , dia menggangap Mara adalah istimewa dalam keadaan semelarat apapun,

2.   Rusli berbicara dengan hati dengan Mara , Rusli meletakkan anak nya dalam hati ,pikiran dan langkah nya , cara bicara Rusli yang penuh optimis dan semangat membuat keadaan yang melarat itu tak terasa ia berbicara dengan hati nya .

3.   Rusli mengajarkan anak nya sebuah cinta dan perjuangan
Mara ,anak melarat yang di cintai dengan tindakan
Ruali mengajarkan cinta dan arti perjuangan , dalam novel tersebut Rusli harus berkali-kali kerja keras untuk membelikan  sebuah sepatu .

4.               Cinta seorang Ayah kepada Anak laki-laki nya   mengubah derita menjadi cinta,Sejak kematian Rusli ,Mara belajar tanggung jawab dari sang Ayah , derita itu membuat ia menjadi tulang punggung keluarga dan Mara bekerja dengan cinta .

            Rusli mengajarkan  ahlak yang baik melalui tindakan dan cerita ,ketika Mara mencuri buku misteri kesukaan nya , Rusli menceritakan   pengalaman nya  untuk membentuk Ahlak baik          Mara.

0 komentar:

Posting Komentar